hidup itu seperti toko buku, didalamnya terdapat bermacam-macam bacaan.
mulai dari yang ringan sampai yang berat. yang lucu, menguras emosi, air mata, bahagia, senang, susah, sedih, kebutuhan, dan mayoritas semua orang membutuhkan seseorang pendamping untuk memotivasi hidupnya.
terkadang banyak sekali seseorang yang datang dan pergi dikehidupan kita, tapi begitu dia pergi kita akan digantikan orang yang lebih baik lagi. dan hal yang paling membahagiakan adalah bisa terus bersama dengan orang itu sepanjang usia kita. sebenarnya kehidupan seseorang semua itu indah, tergantung bagaimana seorang itu menyikapi kegagalan dan masalah yang dia hadapi. kita boleh mengeluh tapi kita tidak perlu menyerah. karena hidup itu banyak rasa, pahit, manis, asam, manis ..
ketika suasana hidupmu akan berubah menjadi lebihbaik, disana kamu akan berterima kasih kepada TUHAN karena telah memberikan kepercayaan yang luar biasa hebat dan kehidupan yang luar biasa menyenangkan.
pagi tadi aku keluar rumah karena ada urusan penting dan mendadak... di lampu merah ada seorang nenek-nenek tua sedang terduduk lemas di bawah pohon,tepatnya di sebelah lampu merah...
nenek.. sedang apa dikau disana... apakah kau tak lelah berdiam diri sendiri?
nenek,, di umurmu yang tua,kenapa tak kau habiskan waktumu dengan santai-santai dirumah?
dimana anak-anakmu yang seharusnya mengurusimu nek? begitu tegakah mereka sehingga menelantarkanmu sendiri?
semoga Tuhan memberikan yang terbaik buat nenek .. AMIN
Sudah hampir 3tahun aku tinggal disini, tinggal ditempat orang-orang yang luar biasa. Tempat dimana seorang mempunyai keterbatasan dan dilahirkan tidak sempurna. Bukannya orangtuaku tidak mau merawatku, tapi aku yang meminta untuk tinggal disini. Karena aku tidak mau terus bergantung dengan mereka, menjadi beban hidup. Disini aku belajar bagaimana mencari nafkah sendiri, dengan mengahasilkan suatu karya dan lalu menjualnya.
Disini banyak teman-teman yang menghasilkan karya yang sangat unik. Mulai dari gantungan kunci terbuat dari akar tanaman lalu dihias dan diwarnai dengan rempah-rempah atau tanah merah. Ada yang membuat ukiran kayu yang indah , ada yang pandai melukis bahkan lukisannya itu pernah menjuarai lomba se-asia. Ada yang pandai membatik, membuat rumah miniatur dari kertas dan lalu dicat dan itu sangat bagus sekali, dia pernah ditawari kerjasama bareng orang dari arsitekture. Dan dia menerimanya, penghasilan yang dia dapat juga besar. Dia tidak pernah sombong kepada semua yang ada disini, dan aku cukup dekat dengan dia. Kami sering bersama, namanya risa dan aku linda. Hasil karyaku sendiri hanya membuat lentera, dengan berbagai macam bentuk dan motif. jadi lentera yang sudah jadi aku lapisi dengan berbagai macam hiasan dan kain yang bercorak. Tidak ada yang sama ditiap karyaku. Aku hanya menitipkan lentera ini ketoko atau outlet yang menjual barang interior.
Keterbatasanku dengan risa sama, kami sama-sama tidak bisa mendengar. Tapi untung jaman sudah menjadi sangat canggih. Sehingga dengan bantuan alat, kami bisa mendengar lagi.
Hari ini risa bilang kepadaku,katanya dia ada proyek membangun sebuah rumah untuk seorang perancang busana. Seorang itu ingin agar eksterior dan interiornya mendominasi warna yang cerah tapi tetap anggun. Dan disalah satu sudutnya dia ingin menambahkan tempat untuk bersantai (pojok santai untuk melepas lelah atau untuk berfikir). Risa bisa saja mendesign interior dan perabotan apa saja yang cocok, tapi sayang sekali seorang itu tidak begitu suka dengan perabot yang diusulkan. Seorang itu tidak mau tau, pokoknya terima beres. Maklum saja karena dia terbilang seorang pengusaha yang sangat sukses dibidang fashion. Semua orang juga tau siapa dia, dan tak ada satu artis yang tak pernah memakai busana hasil rancangannya. Wow, orang ini sangat berbakat pikirku. Dan risa mengajakku bekerja sama, dan hasilnya nanti dibagi dua. Aku senang-senang saja karena aku sangat suka interior.
Aku tiap hari menghabiskan waktu untuk membuat karya yang elegan yang terbuat dari lentera. Dan aku juga menggambar sketsa untuk interiornya.
Setelah beberapa bulan berlalu, rumah yang di idamkan sudah jadi. Dan tinggal menambahkan design interiornya saja. Seorang itu sangat senang dan berharap banyak agar semuanya cepat selesai. Oiya, nama seorang itu adalah fani. Ketika risa melihatkan sketsa interior yang aku buat, fani hanya diam saja sambil terus mengamatinya. Aku sudah hampir putus asa dibuatnya, tapi dia suka dengan sketsa itu. Dan dia bilang dia ingin datang melihat perabotan yang ada disketsaku secara langsung dulu sebelum menyetujuinya.
Keesokan harinya fani datang ketempat kami, design yang ada disketsa itu lalu aku kumpulkan. Ada kursi berukiran kupu-kupu lalu ditambahkan aksen bling-bling disekitar pinggirannya. Kursi yang terbuat dari kayu yang sudah dipercantik itu dan ditambah aksen bling-bling gold membuat kursi itu terlihat glamor dan anggun sekali.
Lalu ada manekin seorang model terbuat dari akar tanaman sedang memakai kebaya yang sangat cantik. Sangat unik. Ada lukisan yang menggambarkan seorang sedang melihat busana-busana yang indah. Dan yang terakhir adalah sebuah lentera berbentuk peri kupu-kupu yang tiap detailnya diberi corak kain yang berbeda, sehingga seperti sebuah lukisan. Lentera itu berwarna kuning dan aksennya berwana natural. Ketika lentera itu dinyalakan akan terlihat begitu hidup. Kami tersenyum lega karena fani sangat suka dan benar-benar mengagumi karya kami.
Sebulan kemudian, tiba-tiba saja fani datang ketempat kami yang biasa kami sebut “summer house”. Fani bilang, ada pelanggannya yang sangat tertarik dengan lentera yang aku bikin itu. Dia bilang , dia ingin kerjasama denganku. Dia tinggal di Australia, dan rencananya nanti produk lentera buatanku akan di eksport kesana. Wow, ini semua diluar dugaanku. Aku merasa sangat tersanjung, lentera yang tadinya aku bikin hanya untuk menghidupkan suasana akhirnya bisa membuat orang yang melihatnya terpukau. Aku senang sekali, begitu senangnya sampai aku lupa kalau fani masih ada disini,hahaa.
Baru seminggu aku dan teman fani bekerjasama, hasil yang aku dapat sudah ada perkembangan pesat. Banyak orang yang menyukai karyaku dan bahkan ada yang datang kesini khusus untuk membuatkan lentera sesuai pesanan. Aku mulai membuka outlet sendiri untuk hasil karya aku dan teman-teman disini. Aku tidak sendiri, dananya aku join sama risa. Aku akhirnya bisa membuat orangtuaku bangga, aku sudah bisa membeli rumah sendiri karena usaha ini, ya walaupun rumah kecil tapi aku puas karena ini hasil keringatku sendiri. Outlet itu sudah bisa berjalan bulan depan, dan reaksi teman-teman sangat antusias sekali. Mereka ingin cepat-cepat memajang karya mereka disana. Sebelum ini pun kami sering ikut pameran-pameran seni. Dan apapun yang kami kerjakan walaupun jelek,kami tidak membuangnya. Kami mendekorasi ulang , hanya dipermak dan dipercantik ditutupi kekurangannya dan ditonjolkan kelebihannya. Hasilnya tidak kalah cantik kok.
Dan hidup ini akan berjalan indah kalu kita ikhlas menjalaninya. Sebuah keterbatasan itu jangan dianggap sebelah mata, asalkan kamu bisa berpikir maju dan ada niat untuk berkembang, kamu pasti bisa meraih impian itu. Yakinlah, karena TUHAN tidak pernah tidur. TUHAN selalu ada disamping kita dan selalu tersenyum melihat kita berusaha. Kamu tau? TUHAN itu sangat ramah dan murah hati, ketika kamu gagal, Dia akan memberikan jalan lain sampai kamu berhasil. Kesuksesan itu ga ada yang instan, semua ada prosesnya. Bila usaha kamu tertunda untuk mencapai impianmu, tolong jangan menyerah. Disitulah kamu sedang diuji, ketika kamu terus maju nanti pada akhirnya kamu akan menemukan sinar yang sangat cerah menghampirimu. Bukan kamu yang menghampiri, tapi dia yang akan menghampirimu. Jadi berdoalah,yakin, percaya dan berusaha !!
Kenalin namaku Sandra , sekarang aku kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di kota yang sangat ramai penduduknya. Sebuah kota besar yang sangat indah , penuh dengan bermacam-macam hal-hal yang indah pula. Aku punya seorang sahabat lelaki yang sangat akrab denganku. Bukan hanya dia seorang temanku, tapi memang dia yang paling dekat denganku. Waktu berjalan dengan apa adanya, sampai ketika seorang sahabatku itu(panggil saja namanya roni) mengajakku ketempat temannya biasa nongkrong. Disana aku dikenalkan teman-temannya, cantik-cantik dan ada teman cowoknya juga. Yang cewek di ujung namanya melisa, dia blasteran jerman-belanda-jawa , makanya dia begitu menarik karena parasnya yang sangat cantik. Tiba-tiba melisa ngehampirin aku, dan memberiku segelas kecil minuman. Aku ga tau itu minuman apa, tapi begitu aku meminumnya kepalaku berasa pusing dan aku sudah menikmati kepusingan itu. Rasanya enjoy sekali, segelas demi segelas aku minum bersama mereka sambil mendengarkan lagu yang distel oleh roni.
Sudah hampir seminggu aku berteman dengan mereka, rasanya asyik sekali. Aku juga sering jalan bareng mereka. Kadang kami juga menginap dirumah melisa, karena melisa hanya tinggal bersama pembantunya. Kebiasaan rutin yang aku jalani ini,membuatku menjadi kecanduan. Satu hal yang paling aku ingat, melisa menyuruhku memakai ganja, awalnya aku tak mau tapi karena dorongan teman-teman lain dan mereka memakai semua, akhirnya aku juga ikutan. Kamu tau rasanya? Surga dunia,dan aku sangat menikmati itu semua, perasaan kacau dan tak tenangku semua hilang dan aku mulai terbang bersama khayalan-khayalanku.
Dan tepatnya lagi aku sudah kecanduan, uang demi uang aku keluarkan demi merasakan surga dunia itu. Kalau aku tidak memakainya, aku terasa kacau dan sangat frustasi. Aku tidak mempermasahkan uang, karena kebetulan ayahku adalah dubes disalah satu Negara. Uang yang diberi beliau melebihi kapasitas seharusnya. Jadi aku dengan bebas memakai uang itu.
Sampai ketika, roni tertangkap polisi karena dia ditemukan dikamar kos temannya dengan barang surga dunia itu. Dan kata melisa, roni memang sudah jadi target polisi. Oleh karena itu aku dan melisa sekarang ada di amerika. Pergi melarikan diri dan lari dari kenyataan yang membuatku frustasi. Bagaimana kalo roni sampai membawa-bawa namaku. Apa kata orangtuaku kelak. Tapi melisa lalu menenangkanku, dia memberiku surga dunia itu dan mengatakan bahwa roni tidak akan mengatakan apapun tentang kita yang memakai barang ini,karena melisa dari awal sudah ada kesepakatan dengan roni dan tentu saja roni dibayar dengan uang yang banyak biar dia menjaga rahasia. Dan bila roni melanggarnya, sudah ada bodyguard melisa yang badannya seperti raksasa siap menghajarnya. Dan sampai hari ini aku masih aman.
Info dari anak buahnya melisa mengatakan bahwa roni bebas karena ada uang jaminan. Dan lusa aku dan melisa akan kembali lagi ke Indonesia. Karena kita sudah aman.
Tibadi Indonesia, hatiku bercampur aduk. Antara rasa takut dan senang ada disini lagi menghirup udara yang berpolusi,hahahaa. Dalam hatiku paling dalam aku merasa menyesal! Tapi aku sudah terjatuh di lumpur yang ketika aku bergerak sedikit saja , dia bia menyedotku,menarikku masuk sehingga susah untuk keluar dan kembali merasakan menghirup padang rumput yang segar. Aku datang kerumah roni, dan disana roni bercerita banyak. Dia menyesal sudah mengajakku ikut merasakan surga dunia itu. Roni bilang, melisa ternyata adalah Bandar barang surga dunia itu, dan roni salah satu pengedarnya karena dia kecanduan dan tak punya uang untuk membeli barang itu lagi. Reflek aku terjatu lemas dilantai, apa yang sedang aku lakukan, aku sudah terlanjur masuk dan terhisap dilumpur itu.
Akhirnya dengan kepercayaan diriku yang hanya tinggal sedikit, aku ikut rehabilitasi. Tentu saja tanpa sepengetahuan orangtuaku. Kamu tau rasanya direhabilitasi seperti apa?
Sakit banget, aku hampir putus asa. Aku ingin memakai barang surga dunia itu lagi,karena aku ga kuat. Aku ga sanggup,aku selalu teriak-teriak karena merasakan rasa yang tak bikin aku tersiksa. Baru 3 hari aku direhabilitasi, tapi aku sudah ga tahan. Aku ingin pulang,aku ingin surga dunia itu. Aku begitu merindukannya. Karena surga dunia itu aku bisa melupakan masalaluku yang suram,ya…karena aku hanyalah anak pungut dari panti asuhan, karena aku dibuang oleh orangtuaku asli begitu saja. Sampai akhirnya aku diangkat oleh orangtua angkatku yang begitu baik dan kaya raya. Sakit rasanya mengingat kejadian itu, terkadang aku selalu menyendiri ketempat yang sering aku kunjungi. Yaitu ditempat dimana aku dibuang oleh orangtuaku dulu, dipinggir pantai. Disana tempatku merenung , dan jelas aku masih bisa mengingat tempat itu karena umurku sudah 5tahun. Dan sangat kebetulan tempatku tinggal dipanti asuhan itu ada disekitar pantai,kira-kira 2km. Entah aku ini beruntung atau tidak, tidak ada yang tau tentang asal-usulku selain orangtua angkatku dan pengurus panti.
Dihari ke5 direhabilitasi, sungguh aku merasakan aku sudah gagal. Aku sudah ga kuat,aku ga tahan. Aku ingin barang itu,dan aku putuskan untuk pulang dengan menandatangani surat persyaratan. Ketika aku pulang,aku menerima telpon dari roni . Roni bilang melisa dan semua anak buahnya sekarang ada ditahanan,aku otomatis kaget karena kau ingin barang itu. Aku sangat membutuhkannya. Aku bilang ke roni kalau aku ingin barang itu, tapi roni bilang dia hanya punya 1x pakai. Aku datang menemui roni, dan dengan lega aku memakai barang surga dunia itu. Damai dan begitu nyaman.
Barang surga dunia itu tak selalu membuatku damai, ketika aku sudah tak menemukan barang itu lagi,dan lagi-lagi roni juga ga tau harus membeli dimana . aku,pikiranku dan tubuhku sudah tak bisa dikendalikan, aku mulai menyilet tanganku demi menghisap darahku. Aku benar-benar sangat kacau. Keadaanku benar-benar parah , dan aku putuskan kembali kerehabilitasi. Disana aku mulai menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Disana aku punya banyak teman dari mantan pemakai barang surga dunia itu. Disana aku belajar banyak hal,, banyak sekali. Dan sampai pada akhirnya aku dipertemukan dengan seseorang yang membuatku bangkit, yaitu teman kuliahku serta sahabatku (doni). Dia datang menjenguk temannya yang juga direhab disini. Doni tiap hari datang dan memberiku semangat untuk bisa bangkit dan melupakan masalaluku. Dan pada akhirnya aku sudah diperbolehkan pulang karena sudah dikatakan berhasil sembuh.
Aku menaruh banyak harapan ke doni saat dia mengajakku bertemu. Aku sudah berdandan secantik mungkin untuk bertemu dengan doni. Tapi doni ternyata tidak sendiri, dia bersama seorang yang sangat cantik, tingginya kira-kira 170,kulit putih dan blasteran. Ya dia orang yang aku kenal,dia melisa. Dan mereka akan melaksanakan pertunangan mereka minggu depan. Melisa mengajakku ngomong ketika doni permisi ketoilet, melisa bilang tolong lupakan masalalu dan simpan rahasia itu. Dia bilang ,dia sudah berhenti ketika doni menolongnya bangkit. Doni tak lain adalah teman kecilnya melisa yang sudah dijodohkan kedua orangtuanya.
Mengapa bisa kebetulan begini, aku dan melisa bertemu dengan doni yang juga memberi kebangkitan yang luar biasa sehingga bisa menatap masa depan yang lebih baik. Harapanku ke doni sudah pupus, tapi itu tak membuatku putus asa lagi. Aku sudah belajar banyak hal. Dan masih banyak hal lagi yang masih menantiku didepan sana untuk lebih baik dari sebelumnya!!!
Anggap saja doni adalah utusan TUHAN yang diutus untuk menolongku,dan aku sangat berterima kasih. Terima kasih TUHAN karena Engkau masih menyayangiku. ^^
Hari terus berjalan, dan aku lulus dengan bangga walaupun aku terlambat dan tidak mendapatkan IPK cumlaude. Aku diterima kerja disuatu perusahaan besar dan ternama sebagai PR(public relation).
Dan inti dari kehidupanku ini adalah bahwa ketika kita terjatuh janganlah menyerah. Masih banyak pintu yang belum kita buka untuk menemukan kehidupan yang indah. Walau kita pernah jatuh, kita harus sadar kalau kita hanya hidup sekali dan sayang sekali untuk menyia-nyiakan waktu kita dengan keterpurukan!
Sejak sebulan lalu, ada seorang gadis datang kepadaku dan memelukku sambil menangis. Dia berkata bahwa dia adalah sahabatku. Namanya regina, kuliah difalkutas psikologi sama sepertiku. Tapi aku tak merasa mengenalnya. Setahuku, aku hanya mempunyai satu teman yaitu misaka. Dia keturunan jepang dan sejak 5tahun yang lalu dia tinggal di Indonesia. Walupun bahasa indonesianya masih terbata-bata, tapi dia emang berniat untuk belajar bahasa Indonesia Karena tidak mau dianggap sok bule. Dia anak yang rajin, dan sangat pintar.
Oya…masih soal regina. Hampir setiap hari regina menemuiku dan memperlihatkanku sebuah album foto. Foto yang kelihatan dirawat sekai oleh pemiliknya. Disana ada 3 orang, regina, aku dan seorang cowok. Mungkin aku sudah lupa kejadian itu, aku sama sekali tak mengenali mereka. Regina berkata , kalau cowok itu adalah pacarnya. Dan sejak musibah yang dialami kami bertiga , cowok itu tiada dan hanya menyisahkan sepasang mata yang sekarang ada ditubuhku. Orangtuaku memang pernah berkata , kalau aku pernah mengalami kecelakaan, dan aku kehilangan pengelihatanku.tapi tak berlangsung lama, ada seorang pendonor mata memberikan matanya kepadaku. Aku sangat senang sekali. Tapi aku sama sekali tak mengingat mereka.
Regina memberiku sepucuk surat, tertulis dari tyo.
Cinta…
Cinta itu memberi , tak melibatkan rasa pamrih
Bukan materi tapi sesuatu yang muncul dari dalam diri.
Yaitu rasa.
Rasa senang yang aku rasakan, yang aku kenang bahkan yang aku berikan untukmu bersama dengan bagian dari hatiku.
Karena begitu berartinya dirimu, aku tak tahan melihatmu terluka.
Tolong jaga pemberianku
Tyo
Aku sama sekali ga tau maksutnya. Pemberian apa?
Regina menceritakan semuanya , tyo bukan hanya sahabatku. Tapi dia juga pacarku, sudah 3tahun kami bersama-sama. Dan kami sering jalan bareng bertiga. Sewaktu kami pulang dari liburan , aku dan tyo terlibat pertengkaran yang sangat hebat. Karena aku baru menyadari kalau tyo pernah selingkuh dibelakangku ketika ada seorang teman memberi tahuku itu. Aku marah , dan jelas aku emosi. Aku kira dia setia , ternyata dia ga seperti yang aku pikir. Sialan..
Di mobil itu tyo mengakui kesalahannya , tapi itu dulu ketika kami baru jadian. Tapi sama saja, aku ga suka karena dia sudah mempermainkanku. Regina sampai menangis jadi-jadian, sedangkan aku tetap marah kepadanya. Tiba-tiba ada truk keluar jalur dan menyantap mobil kami. Setelah itu katanya aku sudah tak sadarkan diri selama seminggu. Tyo patah tulang, sedangkan regina hanya terluka dibagian kepalanya. Selama semingggu aku koma, dokter sudah pernah bilang ke orangtuaku kalau kornea mataku rusak akibat kaca yang tertancap dimataku itu. Aku tak bisa melihat lagi kecuali ada pendonor mata. Tyo tau hal itu, karena regina bercerita kepadanya. Tyo dan regina ga putus asa, mereka mencari disetiap rumah sakit, tapi tak ada . dan sampai pada akhirnya ,tyo datang kedokter yang menanganku. Dia bersedia menyumbangkan matanya demi aku. Dokter tentu saja merasa senang, tapi dia mengurungkan niatnya. Dokter itu member i tahu kalau jika kamu menyumbangkan mata itu, hidup jadi sulit apalagi dengan keadaan tyo saat itu yang lumpuh. Tapi tyo terus meyakinkan dokter berhari-hari. Dan dengan terpaksa dokter mulai melakukan operasi pengangkatan kornea tyo. Setelah itu tyo sudah tak bisa melihat, tapi tyo tetap tersenyum dan bahagia. Regina bilang, tyo lain dari yang dia kenal selama ini. Wajahnya bercahaya dan senyumnya itu sangat indah sekali dan setiap hari dia selalu tersenyum tanpa ada guratan kesedihan dimukanya. Setelah aku sudah bisa membuka mataku, aku malah tak mengenali semua orang. Ya karena aku kehilangan ingatanku tapi kata dokter hanya berlangsung sementaraakibat benturan yang kenyang itu. Regina sangat terpukul atas kejadian itu, sangat mengharukan, tyo menebus kesalahannya dengan memberi bagian tubuhnya karena sangat sayang bahkan cinta kepadaku. Dia ingin melihatku seperti dulu, seperti sebelum pertengkaran itu terjadi. Aku ingin melihat tyo, aku mengajak regina menemuinya. Tapi regina menolak dan menangis tak habis-habis. Aku bingung apa yang harus aku lakukan, ada apa ini? Kepalaku sakit sekali dan mata ini terus berputar-putar dan aku sudah terjatuh ditanah. Ketika aku bangun aku sudah ada disebuah kamar tapi ini bukan kamarku. Aku melihat ada fotoku dengan seorang lelaki sedang memancing dan kami sangat bahagia karena mendapatkan ikan walaupun hanya ikan kecil. Aku juga melihat album kenangan jaman dulu lalu ada buku harian kami berdua. Aku mulai berkunang-kunang lagi dan aku lemas sampai terduduk dilantai dan aku tak sadarkan diri lagi. Ketika aku sadar lagi aku menangis , aku ga tahan aku ga kuat menanggung cobaan ini. Dimana tyo? Dimana? Teriakku sambil berlari keluar. Disana aku melihat banyak orang menggunakan baju serba putih dan membaca doa, dan ibu tyo langsung memelukku erat. Beliau bilang “ikhlaskan tyo sayang, maafin semua kesalahan tyo ya…”sambil meneteskan airmata. Aku lemas sekali, aku menghampiri jenasah itu.
“tyooo,bangun tyo…BANGUUN!! Buka matamu …buka tyo buka!!,tolong buka”aku menangis sejadi-jadinya, aku mengguncang-guncangkan tubuh tyo berharap tyo bangun lagi dan memelukku. Tapi semua itu sia-sia semuanya sudah berakhir..
“tyo bangun, aku maafin kamu..tolong bangun,apapun yang kamu minta akan aku turuti. Aku ga akan ninggalin kamu tyo aku mohon bangun. Buka matamu…ya Tuhan tolong bangunkan tyo, aku ingin melihat tyo sadar dan tersenyum seperti dulu lagi, aku ingin tyo kembali lagi dihidupku. Aku ingin bersama-sama tyo lagi. Aku ga sanggup kehilangan tyo ya Tuhan..tolong ”
Ibu tyo dan regina memelukku lagi , “tenanglah la, biarin tyo tenang di alamnya. Tolong jangan memperberat kepergian tyo”bujuk regina
“iya”jawabku sambil terus meneteskan airmata
Aku lihat tyo tersenyum, wajahnya cerah sekali seperti ada cahaha yang memantulkan sinar. Tyo terima kasih atas pemberianmu yang ga bisa aku lupakan. Yang ga akan tergantikan oleh siapapun. Aku sayng kamu tyo, aku sayang kamu. Aku sudah memaafkan kamu tyo, aku harap kamu tenang disan dan damai. Aku akan menjaga pemberianmu ini , dan apapun yang aku lakukan aku ga akan bisa melupakanmu tyo. Tolong jangan pernah melupakanku dialam sana. Aku yakin kita pasti akan bersatu kembali. Dengan keikhlasan hati aku merelakanmu kembali kepangkuan Tuhan. Tolong jaga dia Tuhan, dia orang special buatku dan sungguh dia makhlukmu yang mulia.
Yang aku belum tau, kenapa tyo meninggal?
Ibunya bilang, tyo kecelakaan ketika mau menyebrang sewaktu mau menjengukku. Ya Tuhan, walaupun dalam keterbatasan itu, dia masih mau mengunjungiku? Bagaimana bisa aku melupakan tyo Tuhan. Berat sekali melepasnya, bagaimana ini Tuhan. Mata ini, mata yag sangat indah sekali. Semua sudah kau atur Tuhan, mungkin ini cobaan terberat yang aku alami, kisahku dengan tyo telah berakhir tapi bukan untuk selamanya. Hati ini akan selalu menyimpan rasa sayang dan cinta buatnya. Aku akan selalu dan terus mengenangnya. Suatu saat nanti kita akan bersatu.I WISH.
Ia hanya menjadi permanen bagi orang yang menganggapnya permanen.
Paku yang memantek seseorang ke papan gosok di mana dia berada sekarang adalah perasaan bahwa masalah-masalahnya saat ini adalah permanen, sedangkan keberhasilan dan kebahagiaannya hanyalah sementara.
………..
Kita tidak mungkin membebaskan diri dari masalah, karena masalah adalah penghormatan kepada kita.
Tuhan Yang Maha Perkasa menjamin bahwa tidak ada orang yang akan dimasukkan ke dalam masalah yang tidak bisa diatasinya. Sehingga, masalah apa pun yang kita masuki, adalah masalah yang telah ditetapkan berada di bawah kemampuan kita.
Tetapi, masalah sekecil apa pun, akan menjadi penghambat kemajuan dan bahkan menjadi pengerdil masa depan, bagi orang yang memilih untuk tidak menghormati dirinya sendiri, dan tidak mempercayai jaminan Tuhan.
Ambillah seburuk-buruknya keadaan, kemudian taruhlah pribadi dengan hati yang bening, pikiran yang bersih, dan perilaku yang indah – kedalam masalah itu. Dan Anda akan segera melihat keadaan yang tadinya dikeluhkan orang itu – menjadi keadaan yang memuliakan banyak orang.
Ambillah sebaik-baiknya keadaan, kemudian taruhlah pribadi dengan hati yang pengeluh, pikiran yang tidak malu diperhatikan Tuhan, dan perilaku yang penuh ketidak-jujuran. Dan Anda akan segera melihat keadaan yang tadinya didiamkan orang banyak – menjadi keadaan yang sudah disentuh ujung api neraka.
...........
Sahabat saya yang baik hatinya,
Bukan kurangnya kemampuan yang melemahkan kehidupan, tetapi tidak cukupnya kesungguhan untuk menggunakan kemampuan yang ada.
Bukan tidak adanya modal yang menghalangi pengembangan kehidupan, tetapi kurangnya penghormatan kepada diri sendiri sebagai modal utama pembaru kehidupan.
Pribadi yang lemah, dipermak oleh lingkungan. Pribadi yang kuat, merancang lingkungan.
Bukan lingkungannya, pribadinya!
Bukan orang lain, Anda! Semua masalah Anda itu sementara, jiwa Anda yang mulia itulah yang akan hidup permanen, yang berhak merajai kehidupan dunia dan kehidupan sesudah ini.
Anda adalah jiwa kecintaan Tuhan.
Anda sadari atau tidak, Anda kecintaan Tuhan.
Maka bersikaplah, berpikirlah, dan berlakulah yang pantas bagi jiwa yang dicintai Tuhan.
seseorang akan menganggap kamu aneh,,ketika kamu bertindak seperti DEVIL//
memutar balikkan fakta,menjelek-jelekkan orang lain tanpa melihat sisi kebenarannya seperti apa,bersikap iri,mau menang sendiri,egois,..
dan dulu aku pernah punya seorang teman yang sudah aku anggap seperti saudara sendiri,,tapi kenyataannya dia malah ngejatuhin aku...
sial emang..! tapi apa mau dikata,,semua uda terjadi dan seiring berjalannya waktu aku uda ngelupain itu semua..
sekarang pun orangnya juga ga tau keberadaannya...
satu yang pingin aku sampaikan...
"seseorang itu berbeda....tidak ada orang yang sama di dunia,jika kamu menganggap diri kamu paling benar berarti kamu hebat dalam segala hal...dan aku akui...kamu sangat sangat sangat pintar...CONGRATULATION"
Di negara yang super canggih dengan teknologi maju seperti Jepang pun, kepercayaan takhyul turun temurun ternyata masih tetap berlaku seperti:
1. Tabeta ato, sugu yoko ni naruto, ushi ni naru!
Arti dari kalimat di atas adalah: "Kalau habis makan langsung rebahan bisa jadi sapi!" kutukan kah??
Saat ini, meski zaman telah modern, banyak orang tua Jepang yang masih memperingati anaknya dengan kata-kata seperti di atas. Secara jelas alasan kenapa kata-kata ini dipakai tidak diketahui. Tapi jika dianalisa, zaman dahulu Jepang berbeda dengan zaman sekarang yang serba canggih, mereka dulu harus bekerja keras agar dapat hidup (terutama setelah pemboman Nagasaki & Hiroshima). Agar anak-anak bersedia membantu orang tua bekerja di ladang, mereka selalu mengatakan "Tabeta ato, sugu yoko ni naruto, ushi ni naru!" (Kalau habis makan langsung rebahan bisa jadi sapi !)
Sedangkan di zaman sekarang kenapa orang tua masih menyampaikan kepercayaan ini pada anak-anaknya ialah karena mereka ingin memperingati bahwa: " Tidak sopan - sikap buruk, jika setelah makan langsung rebahan"
2. Hinakazari wo hayakushimawanaito, yome ni ikiokureru.
Arti dari kalimat di atas adalah: "Kalau hiasan boneka `hina` tidak segera disimpan, bakalan telat nikah."
Seperti kita ketahui, setiap tanggal 3 bulan Maret Jepang menyelenggarakan perayaan `Hina Matsuri` . Maksud dari perayaan ini adalah sebagai ucapan terima kasih kepada sang pencipta karena telah memberikan anak perempuan. Selain itu tujuan upacara ini adalah meminta keberkahan kesehatan untuk anak mereka yang perempuan. Pada perayaan Hina Matsuri setiap keluarga yang memiliki anak perempuan, sejak bulan Februari harus memajang boneka `Hina` di ruangan tengah, yang terdiri dari pasangan putri dan pangeran disertai para dayang dan pengawalnya. Pajangan boneka Hina ini, harus segera disimpan atau dirapikan jika telah lewat dari tanggal 3 Maret. Apabila tidak segera dirapikan untuk disimpan, mereka percaya bahwa si anak perempuan tersebut akan telat menikah nantinya.
Jika dilihat dari rata-rata umur menikah orang Jepang saat ini yang berkisar diatas 30 tahunan, mereka percaya salah satu penyebabnya adalah "Hinakazari wo hayakushimawanaito, yome ni ikiokureru" (Kalau hiasan boneka `hina` tidak segera disimpan, bakalan telat nikah)
3. Shitewa ikenai koto
Shitewa ikenai koto artinya sesuatu hal tidak boleh dikerjakan. Dalam kepercayaan Jepang, ada beberapa hal yang tidak boleh dikerjakan seseorang karena mengandung firasat buruk, diantaranya:
- Tidak boleh menyuguhkan makanan dengan jumlah empat (4) buah. kayak ini kali maksudnya
Angka empat (4) dalam bahasa jepang selain dibaca `Yon` juga dibaca `Shi`. Kata `Shi` sendiri berarti "kematian". Berdasarkan hal tersebut, jika kita menyuguhkan kue dengan jumlah empat, maka seolah kita mengundang kematian. Orang yang memakannya akan segera meninggalkan dunia fana.
Appamma Kajjallappa Ratu India Contoh Pemimpin Bijaksana
Apalah arti sebuah pemimpin kalau seorang pemimpin tidak pernah memikirkan rakyat yang dipimpimnya, banyak pemimpin di Negeri ini yang hanya memikirkan kepentingan pribadinya tanpa berfikir keadaan rakyatnya. Pemimpin seperti ini tentunya tidak pernah akan disegani dan disenangi oleh orang banyak. Tapi berbeda dengan Appamma Kajjallappa, salah satu ratu di India yang merupakan istri ketiga dari Raja Venkateswara Ettappa, penguasa di Virudhunagar, India.
Sungguh mengharukan dan juga menyedihkan kisah hidup yang dialami oleh mantan ratu india saat ini. Sang ratu sekarang hidup miskin, bahkan Appamma Kajjallappa bersama anaknya rela hidup di sebuah gubuk dan berjuang keras untuk mendapatkan sesuap nasi. Kehidupan yang saat ini dialami oleh Ratu Appamma Kajjallappa bukan karena kejahatan ataupun kehinaan seperti layaknya para pemimpin sekarang yang terkena adzab karena korupsi tapi melainkan Appamma Kajjallappa miskin karena sangat memikirkan rakyat-rakyatnya.
Sepeninggal suaminya ternyata jiwa kepemimpinan seorang ratu Appamma Kajjallappa tidak ikut mati, bahkan semua harta benda peninggalan suaminya telah ia sumbangkan demi kesejahteraan rakyat-rakyatnya. “Sudah saya sumbangkan ke rakyat,” kata Appama, baru-baru ini. Bahkan, istana peninggalan juga sudah berubah menjadi sebuah sekolah demi memenuhi permintaan rakyat.
Sebagai seoarang pemimpin rakyat adalah segalanya, bukan harta benda semata yang dia pikirkan. “Anggota keluarga kami sangat murah hati. Kami menyumbangkan segalanya demi kejehateraan desa. Itulah yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin,” tambah Appama. Sungguh mulia dan bijaksana apa yang dilakukan Appamma Kajjallappa.
Appama menambahkan, “Mungkin dulu saya adalah seorang ratu, tapi kini saya bukan siapa-siapa lagi. Kami sangat miskin.”
Lalu apakah rakyat tidak kembali memikirkan kondisi mantan ratu mereka yang sudah mati-matian memikirkan mereka saat kekuasaan masih dia pegang ? ternyata melihat kondisi Appamma Kajjallappa sang ratu india ini masih ada beberapa penduduk desa merasa iba dengan nasib ratu mereka. Sebenarnya, Appamma bekerja di kuil saat ada perayaan ataupun persembahan. Namun, setiap kali penduduk ingin memberikan sesuatu, Appama selalu menolak. Ia beranggapan melayani kuil suci merupakan suatu kehormatan bagi dirinya.
Ratu Yang Rela Hidup Miskin Demi Rakyat
Hidup dalam kemiskinan. Itulah yang kini dijalani Appamma Kajjallappa, istri ketiga Raja Venkateswara Ettappa, penguasa di Virudhunagar, India. Bersama anaknya, dia rela hidup di sebuah gubuk dan berjuang keras untuk mendapatkan sesuap nasi.
Lho, memang ke mana harta benda peninggalan suaminya "Sudah saya sumbangkan ke rakyat," kata Appama, baru-baru ini. Bahkan, istana peninggalan juga sudah berubah menjadi sebuah sekolah demi memenuhi permintaan rakyat.
"Anggota keluarga kami sangat murah hati. Kami menyumbangkan segalanya demi kejehateraan desa. Itulah yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin," tambah Appama.
Appama menambahkan, "Mungkin dulu saya adalah seorang ratu, tapi kini saya bukan siapa-siapa lagi. Kami sangat miskin."
Beberapa penduduk desa merasa iba dengan nasib ratu mereka. Sebenarnya, Appamma bekerja di kuil saat ada perayaan ataupun persembahan. Namun, setiap kali penduduk ingin memberikan sesuatu, Appama selalu menolak. Ia beranggapan melayani kuil suci merupakan suatu kehormatan bagi dirinya.
ketika seseorang dituntut untuk belajar dan memenuhi kewajibannya,disanalah sebenarnya seseorang itu sedang diuji menjadi orang yang dewasa... ya...tingkat kedewasaan seseorang kan diuji ketika dia rela melakukan sesuatu bukan untuk dirinya sendiri tapi demi kepentingan orang lain juga...
contoh orang yang sangat bijaksana adalah APPAMMA KAJJALLAPPA..
walaupun mantan ratu india,tapi dia masih rela berkorban demi orang lain..
pengorbanan yang tidak kecil,dan bukan masalah yang kecil buat memutuskan itu semua..
apapun yang kita dapat hanya sebuah titipan,dan akan kembali juga ke tangan TUHAN..
Kalau berbicara soal keluarga, ayahku adalah seorang yang paling “sok tau” dalam segala hal, apalagi kalo menyangkut masalah penyakit, padahal dia bukanlah seorang dokter, atau orang yang berpengalaman dalam hal tersebut. Pernah waktu dulu aku masih kecil, ada benjolan kecil yang tumbuh di leherku, aku langsung konsultasi ke ayahku. Betapa kagetnya aku ketika ayahku langsung memfonis dengan rasa percaya dirinya yang tinggi bahwa aku mengidap gondokan, saya ulangi “GONDOKAN”. Ayahku berkata benjolan kecil tersebut akan membesar, seperti orang yang akan melahirkan lalu di keluarkan dari mulut, atau seperti orang yang ususnya berpindah di leher dan akan membuang hajat.
Mamaku sudah sangat panik ketika mendengar hal tersebut, sampai sampai berteriak “oh tuhan ....., mengapa kau tega akan mengambil nyawa anakku yang masih polos ini... dia masih muda... masih muda.. setidaknya berilah kesempatan ia menikmati istrinya ketika sudah besar nanti”. “sudah... sudah... dikasi garam aja ntar sembur sendiri”sambung ayahku. Ketika itu aku merasakan betapa kejamnya dunia ini, sampai sampai aku mau bunuh diri dengan cara masuk kedalam perut ibuku lagi.... .
ayahku langsung bertindak cepat dengan memberikan garam beryodium yang dicampur air, lalu diusap usapkannya di benjolan kecilku. Bu minah pembantuku langsung ketawa cekikikan seperti ketawa dewi persik ketika menjadi kuntilanak di film paku yang hilang bersama feces, sungguh membuatku ingin muntah. “pak.. airnya itu diminumkan, bukan dioleskan” kata bu minah. Lalu ayahku menyambung, “lo, bu minah belum tau ya, pengobatan baru penyakit gondok itu di oleskan, kalo yang diminum itu mah uda kunoooo.....”. setelah itu, kesoktauan ayahku tiba tiba berkembang, entah dari mana asal usulnya, dia menyuruh bu minah untuk memandikanku dengan air garam. Pikirku, kenapa nggak sekalian dicemplungin aja kelaut, setelah itu dijemur, lalu dijadikan lauk pengganti ikan asin *suck. Entah kenapa tiba tiba ayahku ingin membawaku ke dokter, mungkin saja dia didatangi oleh malaikat, dibelah perutnya lalu dibersihkan dosa-dosanya, uda kayak cerita nabi aja. Dan kabar baiknya setelah dibawa ke dokter, aku hanya terkena infeksi luka yang disebabkan oleh kulit yang terkelupas, lalu di masuki kuman dalam jumlah yang banyak (baca: BISUL). Dan kabar buruknya mamaku malah semakin histeris “IHH...JIJIK... JIJIIKKK, PERGI KAU ANAK HARAM”.
Hari ini berlangsung membosankan seperti biasa, duduk didepan tv sambil mendengarkan lagu dangdut dari asep irama yang sekarang banyak digandrungi para remaja yang berkumandang “Tunjukkan padaaaaku... dimana kuburrrnyaaaa.” fiuh... mendengar lagu itu membuatku merinding merinding asoy. Saat lagi asik asik bernyanyi, tiba tiba di tv sedang menyiarkan berita tentang orang gila yang sedang mengorek ngorek kuburan seseorang(ingat! Yang dikorek adalah “kuburan”, BUKAN sedang mengorek ngorek kuping personil band kuburan!). yang setelah dikonfirmasi, kuburan itu adalah kuburan pacar orang gila tersebut. Terlihat seorang wartawan sedang mewawancarai orang gila tersebut yang notabene lahir di senin kliwon dan berzodiak cancer(kenapa orang gila diwawancarai?, kupikir wartawannya juga gila, dan kenapa harus tau zodiak orang gila.... oh tuhaaan), orang gila tersebut menyatakan mayat yang ada dikuburan tersebut adalah teman dia bermain gila waktu dia masih waras????..... tidak ambil pusing langsung kulempar televisi itu, ku injak injak dan kumasukan ke lubang hidung adikku. Yang sebenarnya hanya kumatikan saja karena tidak terbayang berapa uang sakuku akan dipotong untuk biaya mengganti televisi dan biaya operasi hidung adikku yang bahkan bisa membuatku menjadi asisten (baca: BABU) dadakan dirumahku.
Ngomong ngomong soal “gila”, aku termasuk orang yang takut jika bertemu orang gila. Ketakutanku ini berhubungan dengan pengalamanku waktu masih kecil. Soalnya, kalo lagi males makan, aku selalu ditakut takutin sama mama, “ kalo gak mau makan nanti ditangkap orang gila lo! Ayo, cepat makan!”, akhirnya udah besar, agak agak fobia sama sesuatu yang berbau “gila” , termasuk Dunia gila, gito gila, atau film yang berjudul gila gila remaja dan masih banyak lagi. Dulu, kupikir semua kata “gila” itu artinya sama, termasuk kalo lagi liat film indonesia jaman tahun 80-an, biasanya ada dialog seperti ini: “ BERANI BERANINYA KAU MAIN GILA DI HADAPANKU, JOHAN!” udah agak gede baru aku tau arti main gila yang sebenarnya adalah selingkuh. Aku kira “main gila” adalah sebuah permainan, dimana kita diharuskan pakai baju kucel, berambut gimbal sambil ngaduk ngaduk tong sampah di depan rumah tetangga , terus kita mengajak seorang teman sambil teriak didepan rumahnya, “sukinah.... sukinaaaah!!! Yuk kita MAIN GILA yuuuuk!” ternyata salah ya? Pantesan aku dilempar sendal sama ibunya, hhe.
Temanku si Budi menyarankan, ketika bertemu orang gila kita harus berpura pura menjadi gila, begini katanya: “alaaaah, takut amat sih kau. Kalo ketemu orang gila, ya pura pura aja jadi gila! Coba kau lihat aja orang gila di RSJ, orang gila kalau ketemu orang gila, mana pernah saling mengganggu”, kata budi berteori dan menyambung lagi ceritanya, “buktinya aku...., waktu nemenin ibuku kepasar, aku pernah dilempar batu sama orang gila. terus aku bentak, ‘HEH! Aku juga orang gila tau! Jangan lempar lempar aku dong!’”. “Akhirnya?” tanyaku penasaran. Budi melanjutkan, “ya akhirnya orang gila itu terdiam lalu pergi, tapi aku udah diliatin sama orang sepasar. Aku ajak aja ibuku pergi, ‘ayo ma, kita jalan lagi.’ Eh... ibuku malah malah jalan sekenceng kencengnya sambil ngomong, ‘ah... kamu siapa ya? Gak kenal!’”. Huahahahaha
Nah.... bagi kalian semua yang masih belum tau arti dari gila yang sebenarnya atau cara menghadapi orang gila yang baik dan benar, sangat disarankan untuk bertanya kepada pihak ahli yang mengerti, agar tidak terjadi salah kaprah lalu mengkibatkan nasib buruk seperti dilempar sandal oleh ibu teman kita atau tidak diakui oleh ibu kita sendiri, oke....,
oh ya setelah dikonfirmasi lebih lanjut, di breaking news selanjutnya, ternyata si asep irama dulu menciptakan lagu diatas setelah mendengarkan curhatan orang gila tersebut dan akhirnya terinspirasi. Mungkin juga setelah lagu tersebut di buat, si orang gila tersebut menjadi sangat bersemangat untuk mencari kuburan pacarnya......... ternyata ikatan asep dan orang gila tersebut sangat kuat menurutku, mungkin saja mereka berdua memang di takdirkan untuk bersama setelah ini ,dan merencanakan untuk membuat album self titled mereka berdua yang berjudul “ASEP GILA”. Oke, saya tunggu albumnya keluar yaaaa.........