Showing posts with label cerpen by gilank. Show all posts
Showing posts with label cerpen by gilank. Show all posts

Monday, April 11, 2011

HIDUP ITU...

hidup itu seperti toko buku, didalamnya terdapat bermacam-macam bacaan.
mulai dari yang ringan sampai yang berat. yang lucu, menguras emosi, air mata, bahagia, senang, susah, sedih, kebutuhan, dan mayoritas semua orang membutuhkan seseorang pendamping untuk memotivasi hidupnya.
terkadang banyak sekali seseorang yang datang dan pergi dikehidupan kita, tapi begitu dia pergi kita akan digantikan orang yang lebih baik lagi. dan hal yang paling membahagiakan adalah bisa terus bersama dengan orang itu sepanjang usia kita. sebenarnya kehidupan seseorang semua itu indah, tergantung bagaimana seorang itu menyikapi kegagalan dan masalah yang dia hadapi. kita boleh mengeluh tapi kita tidak perlu menyerah. karena hidup itu banyak rasa, pahit, manis, asam, manis ..
ketika suasana hidupmu akan berubah menjadi lebihbaik, disana kamu akan berterima kasih kepada TUHAN karena telah memberikan kepercayaan yang luar biasa hebat dan kehidupan yang luar biasa menyenangkan.
I LOVE GOD
ALWAYS LOVE...!!!^^
(terinspirasi dari film cinta-indonesia)

Sunday, April 10, 2011

LENTERA KUNING


LENTERA KUNING
(keterbatasanku)
Sudah hampir 3tahun aku tinggal disini, tinggal ditempat orang-orang yang luar biasa. Tempat dimana seorang mempunyai keterbatasan dan dilahirkan tidak sempurna. Bukannya orangtuaku tidak mau merawatku, tapi aku yang meminta untuk tinggal disini. Karena aku tidak mau terus bergantung dengan mereka, menjadi beban hidup. Disini aku belajar bagaimana mencari nafkah sendiri, dengan mengahasilkan suatu karya dan lalu menjualnya.
Disini banyak teman-teman yang menghasilkan karya yang sangat unik. Mulai dari gantungan kunci terbuat dari akar tanaman lalu dihias dan diwarnai dengan rempah-rempah atau tanah merah. Ada yang membuat ukiran kayu yang indah , ada yang pandai melukis bahkan lukisannya itu pernah menjuarai lomba se-asia. Ada yang pandai membatik, membuat rumah miniatur dari kertas dan lalu dicat dan itu sangat bagus sekali, dia pernah ditawari kerjasama bareng orang dari arsitekture. Dan dia menerimanya, penghasilan yang dia dapat juga besar. Dia tidak pernah sombong kepada semua yang ada disini, dan aku cukup dekat dengan dia. Kami sering bersama, namanya risa dan aku linda. Hasil karyaku sendiri hanya membuat lentera, dengan berbagai macam bentuk dan motif. jadi lentera yang sudah jadi aku lapisi dengan berbagai macam hiasan dan kain yang bercorak. Tidak ada yang sama ditiap karyaku. Aku hanya menitipkan lentera ini ketoko atau outlet yang menjual barang interior.
Keterbatasanku dengan risa sama, kami sama-sama tidak bisa mendengar. Tapi untung jaman sudah menjadi sangat canggih. Sehingga dengan bantuan alat, kami bisa mendengar lagi.
Hari ini risa bilang kepadaku,katanya dia ada proyek membangun sebuah rumah untuk seorang perancang busana. Seorang itu ingin agar eksterior dan interiornya mendominasi warna yang cerah tapi tetap anggun. Dan disalah satu sudutnya dia ingin menambahkan tempat untuk bersantai (pojok santai untuk melepas lelah atau untuk berfikir). Risa bisa saja mendesign interior dan perabotan apa saja yang cocok, tapi sayang sekali seorang itu tidak begitu suka dengan perabot yang diusulkan. Seorang itu tidak mau tau, pokoknya terima beres. Maklum saja karena dia terbilang seorang pengusaha yang sangat sukses dibidang fashion. Semua orang juga tau siapa dia, dan tak ada satu artis yang tak pernah memakai busana hasil rancangannya. Wow, orang ini sangat berbakat pikirku. Dan risa mengajakku bekerja sama, dan hasilnya nanti dibagi dua. Aku senang-senang saja karena aku sangat suka interior.
Aku tiap hari menghabiskan waktu untuk membuat karya yang elegan yang terbuat dari lentera. Dan aku juga menggambar sketsa untuk interiornya.
Setelah beberapa bulan berlalu, rumah yang di idamkan sudah jadi. Dan tinggal menambahkan design interiornya saja. Seorang itu sangat senang dan berharap banyak agar semuanya cepat selesai. Oiya, nama seorang itu adalah fani. Ketika risa melihatkan sketsa interior yang aku buat, fani hanya diam saja sambil terus mengamatinya. Aku sudah hampir putus asa dibuatnya, tapi dia suka dengan sketsa itu. Dan dia bilang dia ingin datang melihat perabotan yang ada disketsaku secara langsung dulu sebelum menyetujuinya.
Keesokan harinya fani datang ketempat kami, design yang ada disketsa itu lalu aku kumpulkan. Ada kursi berukiran kupu-kupu lalu ditambahkan aksen bling-bling disekitar pinggirannya. Kursi yang terbuat dari kayu yang sudah dipercantik itu dan ditambah aksen bling-bling gold membuat kursi itu terlihat glamor dan anggun sekali.
Lalu ada manekin seorang model terbuat dari akar tanaman sedang memakai kebaya yang sangat cantik. Sangat unik. Ada lukisan yang menggambarkan seorang sedang melihat busana-busana yang indah. Dan yang terakhir adalah sebuah lentera berbentuk peri kupu-kupu yang tiap detailnya diberi corak kain yang berbeda, sehingga seperti sebuah lukisan. Lentera itu berwarna kuning dan aksennya berwana natural. Ketika lentera itu dinyalakan akan terlihat begitu hidup. Kami tersenyum lega karena fani sangat suka dan benar-benar mengagumi karya kami.
Sebulan kemudian, tiba-tiba saja fani datang ketempat kami yang biasa kami sebut “summer house”. Fani bilang, ada pelanggannya yang sangat tertarik dengan lentera yang aku bikin itu. Dia bilang , dia ingin kerjasama denganku. Dia tinggal di Australia, dan rencananya nanti produk lentera buatanku akan di eksport kesana. Wow, ini semua diluar dugaanku. Aku merasa sangat tersanjung, lentera yang tadinya aku bikin hanya untuk menghidupkan suasana akhirnya bisa membuat orang yang melihatnya terpukau. Aku senang sekali, begitu senangnya sampai aku lupa kalau fani masih ada disini,hahaa.
Baru seminggu aku dan teman fani bekerjasama, hasil yang aku dapat sudah ada perkembangan pesat. Banyak orang yang menyukai karyaku dan bahkan ada yang datang kesini khusus untuk membuatkan lentera sesuai pesanan. Aku mulai membuka outlet sendiri untuk hasil karya aku dan teman-teman disini. Aku tidak sendiri, dananya aku join sama risa. Aku akhirnya bisa membuat orangtuaku bangga, aku sudah bisa membeli rumah sendiri karena usaha ini, ya walaupun rumah kecil tapi aku puas karena ini hasil keringatku sendiri. Outlet itu sudah bisa berjalan bulan depan, dan reaksi teman-teman sangat antusias sekali. Mereka ingin cepat-cepat memajang karya mereka disana. Sebelum ini pun kami sering ikut pameran-pameran seni. Dan apapun yang kami kerjakan walaupun jelek,kami tidak membuangnya. Kami mendekorasi ulang , hanya dipermak dan dipercantik ditutupi kekurangannya dan ditonjolkan kelebihannya. Hasilnya tidak kalah cantik kok.
Dan hidup ini akan berjalan indah kalu kita ikhlas menjalaninya. Sebuah keterbatasan itu jangan dianggap sebelah mata, asalkan kamu bisa berpikir maju dan ada niat untuk berkembang, kamu pasti bisa meraih impian itu. Yakinlah, karena TUHAN tidak pernah tidur. TUHAN selalu ada disamping kita dan selalu tersenyum melihat kita berusaha. Kamu tau? TUHAN itu sangat ramah dan murah hati, ketika kamu gagal, Dia akan memberikan jalan lain sampai kamu berhasil. Kesuksesan itu ga ada yang instan, semua ada prosesnya. Bila usaha kamu tertunda untuk mencapai impianmu, tolong jangan menyerah. Disitulah kamu sedang diuji, ketika kamu terus maju nanti pada akhirnya kamu akan menemukan sinar yang sangat cerah menghampirimu. Bukan kamu yang menghampiri, tapi dia yang akan menghampirimu. Jadi berdoalah,yakin, percaya dan berusaha !!
THE END
KARYA : GILANG.SOESILO

ANY PROBLEM...!!


Any problem!!
(ketika aku merasakan tekanan yang luar biasa)
Kenalin namaku Sandra , sekarang aku kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di kota yang sangat ramai penduduknya. Sebuah kota besar yang sangat indah , penuh dengan bermacam-macam hal-hal yang indah pula. Aku punya seorang sahabat lelaki yang sangat akrab denganku. Bukan hanya dia seorang temanku, tapi memang dia yang paling dekat denganku. Waktu berjalan dengan apa adanya, sampai ketika seorang sahabatku itu(panggil saja namanya roni) mengajakku ketempat temannya biasa nongkrong. Disana aku dikenalkan teman-temannya, cantik-cantik dan ada teman cowoknya juga. Yang cewek di ujung namanya melisa, dia blasteran jerman-belanda-jawa , makanya dia begitu menarik karena parasnya yang sangat cantik. Tiba-tiba melisa ngehampirin aku, dan memberiku segelas kecil minuman. Aku ga tau itu minuman apa, tapi begitu aku meminumnya kepalaku berasa pusing dan aku sudah menikmati kepusingan itu. Rasanya enjoy sekali, segelas demi segelas aku minum bersama mereka sambil mendengarkan lagu yang distel oleh roni.
Sudah hampir seminggu aku berteman dengan mereka, rasanya asyik sekali. Aku juga sering jalan bareng mereka. Kadang kami juga menginap dirumah melisa, karena melisa hanya tinggal bersama pembantunya. Kebiasaan rutin yang aku jalani ini,membuatku menjadi kecanduan. Satu hal yang paling aku ingat, melisa menyuruhku memakai ganja, awalnya aku tak mau tapi karena dorongan teman-teman lain dan mereka memakai semua, akhirnya aku juga ikutan. Kamu tau rasanya? Surga dunia,dan aku sangat menikmati itu semua, perasaan kacau dan tak tenangku semua hilang dan aku mulai terbang bersama khayalan-khayalanku.
Dan tepatnya lagi aku sudah kecanduan, uang demi uang aku keluarkan demi merasakan surga dunia itu. Kalau aku tidak memakainya, aku terasa kacau dan sangat frustasi. Aku tidak mempermasahkan uang, karena kebetulan ayahku adalah dubes disalah satu Negara. Uang yang diberi beliau melebihi kapasitas seharusnya. Jadi aku dengan bebas memakai uang itu.
Sampai ketika, roni tertangkap polisi karena dia ditemukan dikamar kos temannya dengan barang surga dunia itu. Dan kata melisa, roni memang sudah jadi target polisi. Oleh karena itu aku dan melisa sekarang ada di amerika. Pergi melarikan diri dan lari dari kenyataan yang membuatku frustasi. Bagaimana kalo roni sampai membawa-bawa namaku. Apa kata orangtuaku kelak. Tapi melisa lalu menenangkanku, dia memberiku surga dunia itu dan mengatakan bahwa roni tidak  akan mengatakan apapun tentang kita yang memakai barang ini,karena melisa dari awal sudah ada kesepakatan dengan roni dan tentu saja roni dibayar dengan uang yang banyak biar dia menjaga rahasia. Dan bila roni melanggarnya, sudah ada bodyguard melisa yang badannya seperti raksasa siap menghajarnya. Dan sampai hari ini aku masih aman.
Info dari anak buahnya melisa mengatakan bahwa roni bebas karena ada uang jaminan. Dan lusa aku dan melisa akan kembali lagi ke Indonesia. Karena kita sudah aman.
Tibadi Indonesia, hatiku bercampur aduk. Antara rasa takut dan senang ada disini lagi menghirup udara yang berpolusi,hahahaa. Dalam hatiku paling dalam aku merasa menyesal! Tapi aku sudah terjatuh di lumpur yang ketika aku bergerak sedikit saja , dia bia menyedotku,menarikku masuk sehingga susah untuk keluar dan kembali merasakan menghirup padang rumput yang segar. Aku datang kerumah roni, dan disana roni bercerita banyak. Dia menyesal sudah mengajakku ikut merasakan surga dunia itu. Roni bilang, melisa ternyata adalah Bandar barang surga dunia itu, dan roni salah satu pengedarnya karena dia kecanduan dan tak punya uang untuk membeli barang itu lagi. Reflek aku terjatu lemas dilantai, apa yang sedang aku lakukan, aku sudah terlanjur masuk dan terhisap dilumpur itu.
Akhirnya dengan kepercayaan diriku yang hanya tinggal sedikit, aku ikut rehabilitasi. Tentu saja tanpa sepengetahuan orangtuaku. Kamu tau rasanya direhabilitasi seperti apa?
Sakit banget, aku hampir putus asa. Aku ingin memakai barang surga dunia itu lagi,karena aku ga kuat. Aku ga sanggup,aku selalu teriak-teriak karena merasakan rasa yang tak bikin aku tersiksa. Baru 3 hari aku direhabilitasi, tapi aku sudah ga tahan. Aku ingin pulang,aku ingin surga dunia itu. Aku begitu merindukannya. Karena surga dunia itu aku bisa melupakan masalaluku yang suram,ya…karena aku hanyalah anak pungut dari panti asuhan, karena aku dibuang oleh orangtuaku asli begitu saja. Sampai akhirnya aku diangkat oleh orangtua angkatku yang begitu baik dan kaya raya. Sakit rasanya mengingat kejadian itu, terkadang aku selalu menyendiri ketempat yang sering aku kunjungi. Yaitu ditempat dimana aku dibuang oleh orangtuaku dulu, dipinggir pantai. Disana tempatku merenung , dan jelas aku masih bisa mengingat tempat itu karena umurku sudah 5tahun. Dan sangat kebetulan tempatku tinggal dipanti asuhan itu ada disekitar pantai,kira-kira 2km. Entah aku ini beruntung atau tidak, tidak ada yang tau tentang asal-usulku selain orangtua angkatku dan pengurus panti.
Dihari ke5 direhabilitasi, sungguh aku merasakan aku sudah gagal. Aku sudah ga kuat,aku ga tahan. Aku ingin barang itu,dan aku putuskan untuk pulang dengan menandatangani surat persyaratan. Ketika aku pulang,aku menerima telpon dari roni . Roni bilang melisa dan semua anak buahnya sekarang ada ditahanan,aku otomatis kaget karena kau ingin barang itu. Aku sangat membutuhkannya. Aku bilang ke roni kalau aku ingin barang itu, tapi roni bilang dia hanya punya 1x pakai. Aku datang menemui roni, dan dengan lega aku memakai barang surga dunia itu. Damai dan begitu nyaman.
Barang surga dunia itu tak selalu membuatku damai, ketika aku sudah tak menemukan barang itu lagi,dan lagi-lagi roni juga ga tau harus membeli dimana . aku,pikiranku dan tubuhku sudah tak bisa dikendalikan, aku mulai menyilet tanganku demi menghisap darahku. Aku benar-benar sangat kacau. Keadaanku benar-benar parah , dan aku putuskan kembali kerehabilitasi. Disana aku mulai menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Disana aku punya banyak teman dari mantan pemakai barang surga dunia itu. Disana aku belajar banyak hal,, banyak sekali. Dan sampai pada akhirnya aku dipertemukan dengan seseorang yang membuatku bangkit, yaitu teman kuliahku serta sahabatku (doni). Dia datang menjenguk temannya yang juga direhab disini. Doni tiap hari datang dan memberiku semangat untuk bisa bangkit dan melupakan masalaluku. Dan pada akhirnya aku sudah diperbolehkan pulang karena sudah dikatakan berhasil sembuh.
Aku menaruh banyak harapan ke doni saat dia mengajakku bertemu. Aku sudah berdandan secantik mungkin untuk bertemu dengan doni. Tapi doni ternyata tidak sendiri, dia bersama seorang yang sangat cantik, tingginya kira-kira 170,kulit putih dan blasteran. Ya dia orang yang aku kenal,dia melisa. Dan mereka akan melaksanakan pertunangan mereka minggu depan. Melisa mengajakku ngomong ketika doni permisi ketoilet, melisa bilang tolong lupakan masalalu dan simpan rahasia itu. Dia bilang ,dia sudah berhenti ketika doni menolongnya bangkit. Doni tak lain adalah teman kecilnya melisa yang sudah dijodohkan kedua orangtuanya.
Mengapa bisa kebetulan begini, aku dan melisa bertemu dengan doni yang juga memberi kebangkitan yang luar biasa sehingga bisa menatap masa depan yang lebih baik. Harapanku ke doni sudah pupus, tapi itu tak membuatku putus asa lagi. Aku sudah belajar banyak hal. Dan masih banyak hal lagi yang masih menantiku didepan sana untuk lebih baik dari sebelumnya!!!
Anggap saja doni adalah utusan TUHAN yang diutus untuk menolongku,dan aku sangat berterima kasih. Terima kasih TUHAN karena Engkau masih menyayangiku. ^^
Hari terus berjalan, dan aku lulus dengan bangga walaupun aku terlambat dan tidak mendapatkan IPK cumlaude. Aku diterima kerja disuatu perusahaan besar dan ternama sebagai PR(public relation).
Dan inti dari kehidupanku ini adalah bahwa ketika kita terjatuh janganlah menyerah. Masih banyak pintu yang belum kita buka untuk menemukan kehidupan yang indah. Walau kita pernah jatuh, kita harus sadar kalau kita hanya hidup sekali dan sayang sekali untuk menyia-nyiakan waktu kita dengan keterpurukan!
AND  HAPPY ENDING
KARYA : GILANG.SOESILO

Friday, March 4, 2011

what do you think


What do you think?
Ya….
Aku melihatnya…
Aku melihat dia menyendiri di tempat favoritnya..
Dan hanya aku yang tau dimana tempat itu.
Fanny…itu namanya…
Dia bukan seperti gadis lainnya.., dia berbeda
Bukan karena fisiknya tapi dia selalu sendiri..,aku ga tau penyebabnya apa..yang aku tau , dia pemilik perusahaan textile terbesar ke-2 di Negara ini. Dia memang tak secantik bidadari, tapi menurutku cantiknya terpancar dari inner beauty-nya. Dia orang yang sangat baik. Dan aku salah satu pengagumnya disekolah. Aku bilang salah satu , karena disekolahku maupun sekolah lain selalu membicarakannya bahkan membuat komunitas pecinta fanny.
Fanny orang yang susah ditebak. Tapi dia bukan orang yang jutek, justru dia sangat pemurah hati.
Aku lumayan dekat dengannya, tapi tak sedekat itu juga. Dia susah banget dekat dengan orang, bahkan dia tak memiliki teman dekat ,(yang benar-benar dekat dengannya).
Aku hanya sering mencari tau tentang dia secara diam-diam..hahaa
Aku tau kesukaannya,film favoritnya,makanan,minuman,warna,buku,tempat dan semuanya dan termasuk yang dibencinya.
Aku baru tau kemarin, kalau fanny jadi pemurung karena banyak pikiran.
**
Jadi ceritanya , dia punya cowok dan sudah jalan selama setaun. Sewaktu mau pergi ke café langganan mereka,
si-cowok itu berkata:
r:  “sebaiknya kita akhiri hubungan kita fan”
f: kenapa rey,apa yang salah dengan hubungan kita?
R: ga fan,,justru aku yang salah..
F: maksudmu kamu selingkuh? Kamu suka oranglain dan  mau mutusin aku gitu??
R: FANNY…!! AKU GA SEPERTI ITU…AKU BUKAN ORANG YANG SUKA MAININ ORANG,APALAGI KAMU FAN!!
F: terus apa rey?? APA!!!
R: …..
F: kenapa diem?
R: bentar dong fan,,aku lagi bingung mau cerita dari mana?
F: ya ampun rey..yang jelas kalo mau cerita!!
R: ah….. capek aku fan…lagi males cerita
F: gila lo ray….(sambil berlalu ninggalin reyga)
Dan setelah fanny ninggalin reyga, reyga ga berusaha ngejar fanny (dasar cowok bego-baka)-(maki-ku)
Dan setelah beberapa minggu mereka putus, reyga dikabarkan meninggal. Bukan karena kecelakaan tapi dia ternyata sakit leukemia
Y: ya ampun rey…maaf uda maki-maki kamu
X: Lalu fanny tau?
X: fanny tau setelah seminggu kematian reyga, mami reyga sendiri yang memberi tau…
Y:kenapa setelah seminggu baru dikasih tau?
X:Karena itulah pesan terakhir reyga, dia ga mau ngelihat fanny nangis didepan jenasahnya,..karena reyga berat banget nglepas fanny..kamu tau?
Y:Ga!!
X:Saking sayangnya reyga ke fanny, reyga member perusahaan textile itu ke fanny untuk kenang-kenangan..
Y:WHAT???kok bisa gitu sih
X:Iya, reyga itu bukan hanya sayang sama fanny tapi dia dari lahir uda kayaaaaaaaa banget, dan dia owner perusahaan textile itu.
Y:O gitu ya?? Orangtua reyga terus gimana tentang perusahaan itu?
X: meneketehe….!! Uda ah…capek nulis…THE END aja

My Ping in TotalPing.com