Sunday, April 10, 2011

LENTERA KUNING


LENTERA KUNING
(keterbatasanku)
Sudah hampir 3tahun aku tinggal disini, tinggal ditempat orang-orang yang luar biasa. Tempat dimana seorang mempunyai keterbatasan dan dilahirkan tidak sempurna. Bukannya orangtuaku tidak mau merawatku, tapi aku yang meminta untuk tinggal disini. Karena aku tidak mau terus bergantung dengan mereka, menjadi beban hidup. Disini aku belajar bagaimana mencari nafkah sendiri, dengan mengahasilkan suatu karya dan lalu menjualnya.
Disini banyak teman-teman yang menghasilkan karya yang sangat unik. Mulai dari gantungan kunci terbuat dari akar tanaman lalu dihias dan diwarnai dengan rempah-rempah atau tanah merah. Ada yang membuat ukiran kayu yang indah , ada yang pandai melukis bahkan lukisannya itu pernah menjuarai lomba se-asia. Ada yang pandai membatik, membuat rumah miniatur dari kertas dan lalu dicat dan itu sangat bagus sekali, dia pernah ditawari kerjasama bareng orang dari arsitekture. Dan dia menerimanya, penghasilan yang dia dapat juga besar. Dia tidak pernah sombong kepada semua yang ada disini, dan aku cukup dekat dengan dia. Kami sering bersama, namanya risa dan aku linda. Hasil karyaku sendiri hanya membuat lentera, dengan berbagai macam bentuk dan motif. jadi lentera yang sudah jadi aku lapisi dengan berbagai macam hiasan dan kain yang bercorak. Tidak ada yang sama ditiap karyaku. Aku hanya menitipkan lentera ini ketoko atau outlet yang menjual barang interior.
Keterbatasanku dengan risa sama, kami sama-sama tidak bisa mendengar. Tapi untung jaman sudah menjadi sangat canggih. Sehingga dengan bantuan alat, kami bisa mendengar lagi.
Hari ini risa bilang kepadaku,katanya dia ada proyek membangun sebuah rumah untuk seorang perancang busana. Seorang itu ingin agar eksterior dan interiornya mendominasi warna yang cerah tapi tetap anggun. Dan disalah satu sudutnya dia ingin menambahkan tempat untuk bersantai (pojok santai untuk melepas lelah atau untuk berfikir). Risa bisa saja mendesign interior dan perabotan apa saja yang cocok, tapi sayang sekali seorang itu tidak begitu suka dengan perabot yang diusulkan. Seorang itu tidak mau tau, pokoknya terima beres. Maklum saja karena dia terbilang seorang pengusaha yang sangat sukses dibidang fashion. Semua orang juga tau siapa dia, dan tak ada satu artis yang tak pernah memakai busana hasil rancangannya. Wow, orang ini sangat berbakat pikirku. Dan risa mengajakku bekerja sama, dan hasilnya nanti dibagi dua. Aku senang-senang saja karena aku sangat suka interior.
Aku tiap hari menghabiskan waktu untuk membuat karya yang elegan yang terbuat dari lentera. Dan aku juga menggambar sketsa untuk interiornya.
Setelah beberapa bulan berlalu, rumah yang di idamkan sudah jadi. Dan tinggal menambahkan design interiornya saja. Seorang itu sangat senang dan berharap banyak agar semuanya cepat selesai. Oiya, nama seorang itu adalah fani. Ketika risa melihatkan sketsa interior yang aku buat, fani hanya diam saja sambil terus mengamatinya. Aku sudah hampir putus asa dibuatnya, tapi dia suka dengan sketsa itu. Dan dia bilang dia ingin datang melihat perabotan yang ada disketsaku secara langsung dulu sebelum menyetujuinya.
Keesokan harinya fani datang ketempat kami, design yang ada disketsa itu lalu aku kumpulkan. Ada kursi berukiran kupu-kupu lalu ditambahkan aksen bling-bling disekitar pinggirannya. Kursi yang terbuat dari kayu yang sudah dipercantik itu dan ditambah aksen bling-bling gold membuat kursi itu terlihat glamor dan anggun sekali.
Lalu ada manekin seorang model terbuat dari akar tanaman sedang memakai kebaya yang sangat cantik. Sangat unik. Ada lukisan yang menggambarkan seorang sedang melihat busana-busana yang indah. Dan yang terakhir adalah sebuah lentera berbentuk peri kupu-kupu yang tiap detailnya diberi corak kain yang berbeda, sehingga seperti sebuah lukisan. Lentera itu berwarna kuning dan aksennya berwana natural. Ketika lentera itu dinyalakan akan terlihat begitu hidup. Kami tersenyum lega karena fani sangat suka dan benar-benar mengagumi karya kami.
Sebulan kemudian, tiba-tiba saja fani datang ketempat kami yang biasa kami sebut “summer house”. Fani bilang, ada pelanggannya yang sangat tertarik dengan lentera yang aku bikin itu. Dia bilang , dia ingin kerjasama denganku. Dia tinggal di Australia, dan rencananya nanti produk lentera buatanku akan di eksport kesana. Wow, ini semua diluar dugaanku. Aku merasa sangat tersanjung, lentera yang tadinya aku bikin hanya untuk menghidupkan suasana akhirnya bisa membuat orang yang melihatnya terpukau. Aku senang sekali, begitu senangnya sampai aku lupa kalau fani masih ada disini,hahaa.
Baru seminggu aku dan teman fani bekerjasama, hasil yang aku dapat sudah ada perkembangan pesat. Banyak orang yang menyukai karyaku dan bahkan ada yang datang kesini khusus untuk membuatkan lentera sesuai pesanan. Aku mulai membuka outlet sendiri untuk hasil karya aku dan teman-teman disini. Aku tidak sendiri, dananya aku join sama risa. Aku akhirnya bisa membuat orangtuaku bangga, aku sudah bisa membeli rumah sendiri karena usaha ini, ya walaupun rumah kecil tapi aku puas karena ini hasil keringatku sendiri. Outlet itu sudah bisa berjalan bulan depan, dan reaksi teman-teman sangat antusias sekali. Mereka ingin cepat-cepat memajang karya mereka disana. Sebelum ini pun kami sering ikut pameran-pameran seni. Dan apapun yang kami kerjakan walaupun jelek,kami tidak membuangnya. Kami mendekorasi ulang , hanya dipermak dan dipercantik ditutupi kekurangannya dan ditonjolkan kelebihannya. Hasilnya tidak kalah cantik kok.
Dan hidup ini akan berjalan indah kalu kita ikhlas menjalaninya. Sebuah keterbatasan itu jangan dianggap sebelah mata, asalkan kamu bisa berpikir maju dan ada niat untuk berkembang, kamu pasti bisa meraih impian itu. Yakinlah, karena TUHAN tidak pernah tidur. TUHAN selalu ada disamping kita dan selalu tersenyum melihat kita berusaha. Kamu tau? TUHAN itu sangat ramah dan murah hati, ketika kamu gagal, Dia akan memberikan jalan lain sampai kamu berhasil. Kesuksesan itu ga ada yang instan, semua ada prosesnya. Bila usaha kamu tertunda untuk mencapai impianmu, tolong jangan menyerah. Disitulah kamu sedang diuji, ketika kamu terus maju nanti pada akhirnya kamu akan menemukan sinar yang sangat cerah menghampirimu. Bukan kamu yang menghampiri, tapi dia yang akan menghampirimu. Jadi berdoalah,yakin, percaya dan berusaha !!
THE END
KARYA : GILANG.SOESILO

0 comments:

Post a Comment

My Ping in TotalPing.com