Sunday, April 10, 2011

ANY PROBLEM...!!


Any problem!!
(ketika aku merasakan tekanan yang luar biasa)
Kenalin namaku Sandra , sekarang aku kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di kota yang sangat ramai penduduknya. Sebuah kota besar yang sangat indah , penuh dengan bermacam-macam hal-hal yang indah pula. Aku punya seorang sahabat lelaki yang sangat akrab denganku. Bukan hanya dia seorang temanku, tapi memang dia yang paling dekat denganku. Waktu berjalan dengan apa adanya, sampai ketika seorang sahabatku itu(panggil saja namanya roni) mengajakku ketempat temannya biasa nongkrong. Disana aku dikenalkan teman-temannya, cantik-cantik dan ada teman cowoknya juga. Yang cewek di ujung namanya melisa, dia blasteran jerman-belanda-jawa , makanya dia begitu menarik karena parasnya yang sangat cantik. Tiba-tiba melisa ngehampirin aku, dan memberiku segelas kecil minuman. Aku ga tau itu minuman apa, tapi begitu aku meminumnya kepalaku berasa pusing dan aku sudah menikmati kepusingan itu. Rasanya enjoy sekali, segelas demi segelas aku minum bersama mereka sambil mendengarkan lagu yang distel oleh roni.
Sudah hampir seminggu aku berteman dengan mereka, rasanya asyik sekali. Aku juga sering jalan bareng mereka. Kadang kami juga menginap dirumah melisa, karena melisa hanya tinggal bersama pembantunya. Kebiasaan rutin yang aku jalani ini,membuatku menjadi kecanduan. Satu hal yang paling aku ingat, melisa menyuruhku memakai ganja, awalnya aku tak mau tapi karena dorongan teman-teman lain dan mereka memakai semua, akhirnya aku juga ikutan. Kamu tau rasanya? Surga dunia,dan aku sangat menikmati itu semua, perasaan kacau dan tak tenangku semua hilang dan aku mulai terbang bersama khayalan-khayalanku.
Dan tepatnya lagi aku sudah kecanduan, uang demi uang aku keluarkan demi merasakan surga dunia itu. Kalau aku tidak memakainya, aku terasa kacau dan sangat frustasi. Aku tidak mempermasahkan uang, karena kebetulan ayahku adalah dubes disalah satu Negara. Uang yang diberi beliau melebihi kapasitas seharusnya. Jadi aku dengan bebas memakai uang itu.
Sampai ketika, roni tertangkap polisi karena dia ditemukan dikamar kos temannya dengan barang surga dunia itu. Dan kata melisa, roni memang sudah jadi target polisi. Oleh karena itu aku dan melisa sekarang ada di amerika. Pergi melarikan diri dan lari dari kenyataan yang membuatku frustasi. Bagaimana kalo roni sampai membawa-bawa namaku. Apa kata orangtuaku kelak. Tapi melisa lalu menenangkanku, dia memberiku surga dunia itu dan mengatakan bahwa roni tidak  akan mengatakan apapun tentang kita yang memakai barang ini,karena melisa dari awal sudah ada kesepakatan dengan roni dan tentu saja roni dibayar dengan uang yang banyak biar dia menjaga rahasia. Dan bila roni melanggarnya, sudah ada bodyguard melisa yang badannya seperti raksasa siap menghajarnya. Dan sampai hari ini aku masih aman.
Info dari anak buahnya melisa mengatakan bahwa roni bebas karena ada uang jaminan. Dan lusa aku dan melisa akan kembali lagi ke Indonesia. Karena kita sudah aman.
Tibadi Indonesia, hatiku bercampur aduk. Antara rasa takut dan senang ada disini lagi menghirup udara yang berpolusi,hahahaa. Dalam hatiku paling dalam aku merasa menyesal! Tapi aku sudah terjatuh di lumpur yang ketika aku bergerak sedikit saja , dia bia menyedotku,menarikku masuk sehingga susah untuk keluar dan kembali merasakan menghirup padang rumput yang segar. Aku datang kerumah roni, dan disana roni bercerita banyak. Dia menyesal sudah mengajakku ikut merasakan surga dunia itu. Roni bilang, melisa ternyata adalah Bandar barang surga dunia itu, dan roni salah satu pengedarnya karena dia kecanduan dan tak punya uang untuk membeli barang itu lagi. Reflek aku terjatu lemas dilantai, apa yang sedang aku lakukan, aku sudah terlanjur masuk dan terhisap dilumpur itu.
Akhirnya dengan kepercayaan diriku yang hanya tinggal sedikit, aku ikut rehabilitasi. Tentu saja tanpa sepengetahuan orangtuaku. Kamu tau rasanya direhabilitasi seperti apa?
Sakit banget, aku hampir putus asa. Aku ingin memakai barang surga dunia itu lagi,karena aku ga kuat. Aku ga sanggup,aku selalu teriak-teriak karena merasakan rasa yang tak bikin aku tersiksa. Baru 3 hari aku direhabilitasi, tapi aku sudah ga tahan. Aku ingin pulang,aku ingin surga dunia itu. Aku begitu merindukannya. Karena surga dunia itu aku bisa melupakan masalaluku yang suram,ya…karena aku hanyalah anak pungut dari panti asuhan, karena aku dibuang oleh orangtuaku asli begitu saja. Sampai akhirnya aku diangkat oleh orangtua angkatku yang begitu baik dan kaya raya. Sakit rasanya mengingat kejadian itu, terkadang aku selalu menyendiri ketempat yang sering aku kunjungi. Yaitu ditempat dimana aku dibuang oleh orangtuaku dulu, dipinggir pantai. Disana tempatku merenung , dan jelas aku masih bisa mengingat tempat itu karena umurku sudah 5tahun. Dan sangat kebetulan tempatku tinggal dipanti asuhan itu ada disekitar pantai,kira-kira 2km. Entah aku ini beruntung atau tidak, tidak ada yang tau tentang asal-usulku selain orangtua angkatku dan pengurus panti.
Dihari ke5 direhabilitasi, sungguh aku merasakan aku sudah gagal. Aku sudah ga kuat,aku ga tahan. Aku ingin barang itu,dan aku putuskan untuk pulang dengan menandatangani surat persyaratan. Ketika aku pulang,aku menerima telpon dari roni . Roni bilang melisa dan semua anak buahnya sekarang ada ditahanan,aku otomatis kaget karena kau ingin barang itu. Aku sangat membutuhkannya. Aku bilang ke roni kalau aku ingin barang itu, tapi roni bilang dia hanya punya 1x pakai. Aku datang menemui roni, dan dengan lega aku memakai barang surga dunia itu. Damai dan begitu nyaman.
Barang surga dunia itu tak selalu membuatku damai, ketika aku sudah tak menemukan barang itu lagi,dan lagi-lagi roni juga ga tau harus membeli dimana . aku,pikiranku dan tubuhku sudah tak bisa dikendalikan, aku mulai menyilet tanganku demi menghisap darahku. Aku benar-benar sangat kacau. Keadaanku benar-benar parah , dan aku putuskan kembali kerehabilitasi. Disana aku mulai menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Disana aku punya banyak teman dari mantan pemakai barang surga dunia itu. Disana aku belajar banyak hal,, banyak sekali. Dan sampai pada akhirnya aku dipertemukan dengan seseorang yang membuatku bangkit, yaitu teman kuliahku serta sahabatku (doni). Dia datang menjenguk temannya yang juga direhab disini. Doni tiap hari datang dan memberiku semangat untuk bisa bangkit dan melupakan masalaluku. Dan pada akhirnya aku sudah diperbolehkan pulang karena sudah dikatakan berhasil sembuh.
Aku menaruh banyak harapan ke doni saat dia mengajakku bertemu. Aku sudah berdandan secantik mungkin untuk bertemu dengan doni. Tapi doni ternyata tidak sendiri, dia bersama seorang yang sangat cantik, tingginya kira-kira 170,kulit putih dan blasteran. Ya dia orang yang aku kenal,dia melisa. Dan mereka akan melaksanakan pertunangan mereka minggu depan. Melisa mengajakku ngomong ketika doni permisi ketoilet, melisa bilang tolong lupakan masalalu dan simpan rahasia itu. Dia bilang ,dia sudah berhenti ketika doni menolongnya bangkit. Doni tak lain adalah teman kecilnya melisa yang sudah dijodohkan kedua orangtuanya.
Mengapa bisa kebetulan begini, aku dan melisa bertemu dengan doni yang juga memberi kebangkitan yang luar biasa sehingga bisa menatap masa depan yang lebih baik. Harapanku ke doni sudah pupus, tapi itu tak membuatku putus asa lagi. Aku sudah belajar banyak hal. Dan masih banyak hal lagi yang masih menantiku didepan sana untuk lebih baik dari sebelumnya!!!
Anggap saja doni adalah utusan TUHAN yang diutus untuk menolongku,dan aku sangat berterima kasih. Terima kasih TUHAN karena Engkau masih menyayangiku. ^^
Hari terus berjalan, dan aku lulus dengan bangga walaupun aku terlambat dan tidak mendapatkan IPK cumlaude. Aku diterima kerja disuatu perusahaan besar dan ternama sebagai PR(public relation).
Dan inti dari kehidupanku ini adalah bahwa ketika kita terjatuh janganlah menyerah. Masih banyak pintu yang belum kita buka untuk menemukan kehidupan yang indah. Walau kita pernah jatuh, kita harus sadar kalau kita hanya hidup sekali dan sayang sekali untuk menyia-nyiakan waktu kita dengan keterpurukan!
AND  HAPPY ENDING
KARYA : GILANG.SOESILO

0 comments:

Post a Comment

My Ping in TotalPing.com